Menu

Showing posts with label cerpenku. Show all posts
Showing posts with label cerpenku. Show all posts

Saturday, May 05, 2012

Super Junior dan Westlife

Mendengar kedua nama itu, SUPER JUNIOR pasti banyak gadis2 belia akan berteriak sekuat tenaga dan bahkan tak ketinggalan ibu2 muda :). SUJU, sapaan akrab mereka digawangi oleh 10 pria menawan asal Republik Korea yakni Leeteuk, Kyuhyun, Siwon, Donghae, Eunhyuk, Yesung, Heechul, Sungmin, Shindong, dan Ryeowook, baru saja melakukan konser tunggalnya di Jakarta beberapa pekan silam. Konser yang diadakan selama 3 hari dan semua tiket sold out dan menurut berita yang dilansir, penjualan tiket konser di Indonesia adalah yang paling banyak dan dengan kata lain telah memecahkan rekor (*ya iya, jumlah penduduk kami kan buanyakkkkk. Liputan mengenai pra konser, konser dan pasca konser SUJU menjadi sorotan para stasiun televisi. Pada saat pra konser, ketika antrian mulai dibuka, banyak gadis yang rela menginap bahkan tidur di jalan hanya untuk mengantri membeli tiket vocal grup kesayangan mereka, parahnya ada yang sampai pingsan dan mual2.

Lalu bagaimana denganku? Em,,saya hanya STD alias standar, ya, saya menyukai mereka tapi tidak sefanatik teman2 seangkatanku, yang tau dari A sampai Z tentang idola mereka. Sebenernya hanya beberapa hal yang membuat para gadis senantiasa berteriak demi idola mereka. Satu, karna anggota2 SUPER JUNIOR itu good looking, gak ada yang gak ganteng. Dua, paduan menyanyi dan koreo yang baik membuat kami kagum dan tertegun. Tiga, fashion mereka yang selalu jadi pertanyaan dan diikuti oleh banyak fans, baik ketika mereka bernyanyi dan berkoreo dengan setelan jas resmi maupun gaya kasual.

Hanya tiga alasan? Ya, hanya tiga alasan, karna menurutku hanya itu. Mungkin banyak yang bertanya2 kenapa aku gak ikut euforia tentang SUJU. Karna saya menahan diri untuk tidak larut dalam euforia yang menurut saya bisa berakibat pada musibah (*khusus untukku. Euforia yang dialami para elf, sebutan fans SUJU, saya pun pernah mengalaminya. Waktu itu vocal grup yang terkenal adalah WESTLIFE. Grup yang dipunggawangi oleh 5 orang (*pada saat itu, SHANE, NICK, BRYAN, MARK, KYAN. Mereka tampil menggelora di Jakarta. Meski mereka berkali-kali mereka telah mengadakan konser di Jakarta, saya tak pernah menyambanginya. Alasannya adalah mudah, akomodasi yang lumayan mahal dan keamanan. Bagi orang tuaku keamanan lah yang menjadi alasan utama karna aku adalah anak gadis yang harus dijaga kehormatannya. Saya menyadari hal itu jadi saya tidak pernah meminta ijin kepada orang tua saya untuk nonton konser Westlife. Sangat disayangkan, memang, tapi apa boleh buat, orang tua hanyalah menjaga permata berharganya agar tidak tergores bahkan jatuh dan pecah.

Aku pun menikmati dengan cara lain, mendownload konser westlife melalui youtube, meletakkan lagu2 mereka di play list musik utamaku dan yang gak kalah romantis adalah menghayati lirik yang mereka nyanyikan, (*sekalian nambah vocab grammar dan latian pronounciation. Westlife adalah satu vocal grup yang kusuka sejak sekolah dasar dan yang menjadi favoritku adalah Shane. Meski ia tak setinggi teman2 yang lain, tapi aku menyukai suaranya dan kebapakannya. Aku jatuh cinta pada tanggung jawabnya dan bersungguh2 menjadi kepala keluarga yang baik ketika ia menikahi kekasihnya :).

Aku berdoa kepada Tuhanku, Allah SWT, supaya mempertemukan aku, Westlife dan SUJU di saat yang baik dan di waktu yang tepat sehingga kami bisa sedikit mengobrol dan berfoto ria, hal2 yang biasa silakukan oleh penggemar.
Aamiin :)

Monday, January 30, 2012

SABUN MANDI dan SABUN WAJAH ALAMI



---SABUN MANDI ALAMI---
Tumbuh-tumbuhan memiliki banyak manfaat di tubuh kita. Seperti berikut ini,
1. Alpukat *melembabkan dan mencegah keriput pada kulit*
2. Anggur *melarutkan lemak dan melangsingkan tubuh*
3. Apel *mencegah kerut dan menghilangkan komedo pada kulit wajah*
4. Bengkoang *melembutkan wajah dan memulihkan kulit*
5. Cokelat *mengangkat sel kulit mati*
6. Kemangi *merawat dan mengharumkan organ vital*
7. Ketimun *mengencangkan kulit dan mengurangi kadar minyak pada kulit*
8. Kopi *penyembuhan luka pada kulit*
9. Kunyit *menyembuhkan gatal, jamur, dan kutu air*
10. Lengkuas *membasmi panu dan jamur pada kulit*
11. Limau *menghilangkan jerawat dan menghaluskan kulit wajah*
12. Lulur *membersihkan, menyegarkan dan mengharumkan tubuh*
13. Madu *meremajakan kulit dan menghilangkan flek-flek pada kulit*
14. Pegagan *mencegah dan mengurangi selulit*
15. Sereh *menghilangkan pegal-pegal, capek, dan reumatik*
16. Sirih *menghilangkan bau badan*
17. Stroberi *mengencangkan otot payudara*
18. Susu alami *memutihkan, melembabkan mencegah flek pada kulit, memulihkan pada lipatan paha, dan mencegah pecah-pecah pada telapak kaki*
19. Teh Hijau *membuat kulit kinclong bersinar*
20. Wortel *mencegah kanker kulit*
21. Zaitun *melembutkan dan melembabkan kulit*

Semua sabun alami sudah berIJIN DEPKES.
Harga tiap sabun IDR 10000 ;-)
Silakan pesan ke 0858 6725 2624.

Selamat berbelanja ;-)

Monday, January 23, 2012

Om Andy dan Budhe Oprah


Hari ini mo cerita tentang Kick Andy. Salah satu program kesukaanku. Program yang ditayangkan oelh Metro Tv setiap malam sabtu dan minggu sore ini, tadinya tidak mendapatkan perhatianku yang begitu besar. Karena menurutku acara itu mirip dengan acara kesukaanku lainnya yang disiarkan oleh HBO, The Oprah Show. The Operah Show adalah acara yang saudh aku tonton sejak dibangku SMP, Sahabat baikku Agata yang memperkenalkannya padaku. Meski aku hanya bisa menikmati program nomor 1 HBO melalui siaran ulang di Metro tv, aku tetep senang. Karena beliau menginspirasiku untuk berbuat lebih kepada sesama tanpa pandang ras, suku, agama dan golongan.

Acara The Oprah Show, dipandu oleh Oprah dan kadang didampingi oleh teman2nya seperti Gayle, Nate Berkus, Dr. Oz and many more. Tema acara yang diangkat tidaklah sempit, mulai dari kehidupan pertemanan, rumah dan segala pernak-perniknya, kesehatan, ekonomi, memasak, bahkan peperangan. Nara sumber pun berasal dari orang biasa, selebritis bahkan pejabat di negaranya yang sangat diperhitungkan. Meski tidak semua episode bisa aku saksikan di Metro tv, tapi setidaknya dari beberapa episode yang mampu aku tonton, mampu membuatku menitikkan air mata. Mulai dari pemberian hadiah mobil kepada para penonton yang hadir di studio, kasur untuk pembicara yang hadir, kupon belanja di TARGET, bahkan meet and greet prajurit yang lama tak pulang dan dikejutkan dengan masuknya anak kecil yang baru mulai berjalan, kejutan di basecamp prajurit yang pulang dengan tidak sempurna, dengan kedatangan putra putri mereka. Dan salah satu anak kecil, batita, berteriak2 dari kejauhan memanggil "Daddy, daddy, daddy, i love you daddy, I miss you". Wow,,,that was awesome.

kenapa aku memandang sebelah mata acara Kick andy? Karena pada saat itu, saya beranggapan bahwa Andy sedikit meniru tema Oprah. Orang tua pun ketika hari Kick andy mengudara, selalu berusaha menyarankan agar saya menonton. Tapi saya jawab, saya belum tertarik. Saya lupa sejak kapan tepatnya saya mulai tertarik dengan kick andy dan pada episode mana. Yang saya ingat waktu itu saya kelas dua SMA, dan kesan mendalam dalam Kick Andy adalah bagi-bagi buku gratis. Buku, ya buku. adalah hal yang membuat saya tergila-gila. Buku menyimpan sejuta misteri bagi pembacanya. Namun, sayangnya, harga buku tidaklah murah. Karena untuk pembelian buku, terkadang saya harus menyisihkan uang jajan untuk beli buku. Pengorbanan yang indah demi sebuah buku.

Selain buku, hal lain yang membuat saya teratarik adalah nara sumber yang diundang. Sama seperti Oprah, Om Andy mengundang narasumber yang benar-benar menginspiratif kita yang pada akkhirnya mengajak menilai kembali diri kita sendiri. Apakah kita termasuk orang yang bersyukur? Tukang ngeluh? pemalas? penghujat?

Memalui Kick Andy pula, aku bisa tau bahwa banyak orang-orang yang tulus membantu sesama tanpa pamrih. Kehidupan yang dijalani oleh para narasumber bukanlah jalan yang mudah untuk orang-orang yang tak bersyukur. Kehidupan selalu berggerak dinamis, namun waktu memang tak akan pernah berjalan mundur.

BUAT OM ANDY.
Terima kasih om, sudah membantuku membuka mata hati dan pikiranku. Terima kasih sudah menyajikan acara yang menginspirasiku, mengubah cara pandangku tentang kehidupan. Dan sedikit banyak membantuku mawas diri.

Sukses terus buat acaranya om.
Sukses terus buat yayasannya.

Semoga amal yang om dan rekan2 om kerjakan senantiasa diberikan imbalan yang setimpal oleh Allah SWT.
Amin ya Robbal 'Alamin.

Tuesday, January 17, 2012

Straight but Soft

Foto yang kalian lihat adalah mas sepupuku, Bahtiar, menggendong anak pertama kesayangannya, Adel.

Entah kenapa, aku paling suka ngliat interaksi antara ayah dan anaknya yang masih balita.

Rasa kagum, menggetarkan hati.

Senyum selalu terkembang ketika melihat interaksi seperti ini.

Jantungku serasa meleleh.

Itu semua karena man, laki-laki.

Lelaki yang menurutku kuat, tangguh, high self esteem and pride, makhluk penuh logika, bisa menyayangi buah hatinya dengan lembut.

Hati yang lembut, itulah yang tak bisa aku liat setiap hari, pada siapapun itu, bahkan temanku.

Dan yang paling membuat hatiku semakin tersenyum adalah ketika Adel memanggil Mas Bahtiar dengan ayah.

Jika Adel merasa tak aman, ia akan memanggil ayahnya. Dan ayah akan datang dan memeluk Adel. Ia tahu bahwa Ayah akan membuat segalanya aman kembali dan merasa nyaman dipelukkannya Bagi Adel ayahnya adalah Sang Malaikat Penjaga.

Temenku anak Sosiologi bilang, itu namanya, kedewasaan yang tumbuh seiring waktu. Berbeda dengan perempuan, wanita. Kedewasaan kami sering naik turun (*terutama aku, hihihihihihi...

So, bagi lelaki, pria, aku kagum sama kalian,,,jadi jangan takut menjadi bapak-bapak ya ^-^

Tuesday, October 04, 2011

Dua telinga dan satu mulut

hemm,,sekedar berbagi apa yang aku rasakan lagi,,

Allah Yang Maha Segalanya, menciptakan manusia dengan dua telinga dan satu mulut.
Hal ini dimaksudkan agar, ia lebih banyak mendengar ketimbang berbicara.

Hal ini penting untuk seseorang yang akan menjadi pemimpin.
Ia diwajibkan untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Berbicara sedikit banyak akan membuat percekcokan.

Aku menyadari, bahwa selama menjadi pemimpin, aku sering salah paham.
Karena jujur aku lebih banyak bicara, tak mau mendengar keluh kesah orang lain, teman2 seperjuanganku.

Suatu hari, aku, karena sudah tak sanggp lagi menahan segala pikiran yang ada di kepala dan hatiku, berdiam diri.
Tak berujar sepatah kata apapun.

Dan ternyata, benar apa yang dikatakan oleh para petuah.
Diam itu sangat berharga.
Aku pun menangis dalam hati.
Ternyata, aku egois.
Teman2 PPL 2011, maafkan aku.

-setiap manusia butuh waktu sendiri, benar-benar sendiri. waktu untuk merefleksikan hidupnya ke belakang dan ke depan-

-hal itu sangat penting, karena diriku sangat berharga-

Saturday, August 13, 2011

PPLku @ SMANSA MAGELANG


Memimpin merupakan hal yang besar buatku, terutama memimpin orang lain. Karena memimpin orang lain punya kecenderungan munculnya perbedaan pendapat. Beda kepala, beda pemikiran. Inilah kisah kepemimpinanku yang baru berjalan 3 hari.

Hari itu hari rabu, kami, mahasiswa PPL dari Unnes akan diterima secara resmi oleh SMAN 1 Magelang. Dan disaat itu jugalah, koordinatorku yang lama, Agung Wicaksono, ditarik ke SMPN 10 Magelang. Teman2, tanpa sepengetahuanku pastinya, mengajukan namaku untuk menjadi koordinator yang baru. Saya enggan untuk mengembannya karena saya termasuk pribadi yang moody dan tentu saja perempuan. Masi banyak teman-teman laki2 yang mampu untuk memimpin ke 22 mahasiswa.

Keributan terjadi dan hal itu menimbulkan pandangan yang kurang baik terhadap para guru pamong dan dosen koordinator. Akhirnya, saya memutuskan untuk berdiri "menyelamatkan" kesan pertama kami. Sambil berucap bismillahirrohmanirrohim, saya berdiri dan memperkenalkan pribadi.

Hari itu, saya diperkenalkan oleh Pak Agung, Waka sarana prasarana, ruang kelas yang akan kami tempati sebagai basecamp. Selain ruangan, saya juga langsung diberi beberapa amanah untuk tugas2 selanjutnya, seperti guru piket, guru pamong, dan lainnya.

Hari rabu yang membuat saya harus menyusun peta pikiran.

Berlanjut ke hari kamis. Saya datang ke ruang guru tepat setengah delapan pagi, dan ternyata sebagian guru telah menitipkan amanah untuk mengisi beberapa kelas. Saya langsung panik. Jadwal piket kami belum tersusun. Sebab sebagian guru pamong belum bertemu dengan para mahasiswa PPL. Segera saja saya tunjuk asal dan persiapan guru piket untuk jam berikutnya. Sempat terjadi konflik antara saya dan Novi. Hal itu, mungkin terlihat oleh pak Marsono, dan beliau membantu kinerja kami sebagai guru piket dadakan dengan memberikan saran-saran.

Hari itu berjalan sangat berat. Saya hanya mampu berkeluh kesah dengan Herlin, teman satu jurusan saya. Dan kemudian, ia berkata, "El, selalu ada yang pertama". Masya Allah. Sayalah yang dulu berujar demikian. Tetapi kenapa saya lupa. Perkataan herlin membuat saya bersemangat kembali menjalani hari kamis.

Jum'at pun datang membawa kebahagiaan. Alhamdulillah. Febi, sang wakil koordinator telah menghandle untuk urusan piket hari jum'at. Dan selanjutnya disusul dengan pekerjaan2, amanah2 yang mampu saya laksanakan dengan baik.

Senyum terkembang manis di ujung bibirku.

hari ini hari sabtu. Stelah 3 hari sibuk ikut guru pamong, akhirnya saya punya waktu luang di hari sabtu. Saya dapat mengisinya dengan hal2 yang membuat saya rileks, seperti posting di blog kesayanganku.

Selama aku bisa ke perpus dan bisa hotspotan pake komputer di perpus, aku belum perlu bawa lapi. Soalnya takut ilang ;-)

Aku belum punya banyak uang untuk membelinya.

hem,,,masi banyak hal yang harus aku lakukan ;-)

Buat temen2 mahasiswa PPL SMAN 1 Magelang. Semangat kawan ;-) apapun kita hadapi bersama. ;-)

Friday, June 17, 2011

Donor Darah


Kemaren, Kamis 16062011 adalah hari yang bersejarah buat saya. Hari itu, pertama kalinya saya mendonorkan darah secara sukarela (yang premium juga belum pernah). Donor darah dilaksanakan di gedung Matematika, jam 9-13.

Setelah kuliah Daslit (Dasar Penelitian) selesai, saya bergegas menuju ke dekat tangga. Betapa excitednya saya, sampai2 saya HIV (Hasrat Ingin Vivis). Dengan menitipkan tas punggung yang berisi lappi dan buku2 pada teman baikku, Istiqomah Eka Putranti, saya segera menuju kamar mandi putri gedung biologi, gedung sebelah.

Dari kamar mandi saya segera mengambil tas yang saya titipkan ke Isti dan meluncur untuk mendonorkan darah. Pertama-tama adalah menimbang berat badan. Cukup mengagetkan bahwa berat badan saya 53 kg, syarat menjadi pendonor adalah 45 kg. Lalu dilanjutkan dengan tes Hb. Berdasarkan saran yang saya dapat, agar Hb-nya bagus maka malam sebelum donor, harus tidur nyenyak dan lebih panjang. Jari tengah saya dibersihkan dengan alkohol, kemudian ditusuk dengan jarum. Darah yang keluar diambil dengan pipa yang kemudian diletakkan di preparat dan dibagi menjadi 3 bagian, serta sebagian lagi diteteskan dalam cairan metilen blue. hasilnya darah saya menggumpal dan turun. Ha ini berarti Hb saya bagus. Uji pada preparat adalah untuk mengetahui apa golongan darah saya, dan ternyata memang B. Sang dokter meminta ID saya untuk mengisi surat pernyataan dan juga mencatat nomor telepon saya.

Setelah itu, saya diminta untuk tes tensi di sebelah. Saking gugupnya, tensi saya 140/80 (tinggi benerrrrr). Sang dokter kedua pun geli, karena saya mengatakan bahwa ini pertama kalinya saya donor darah. Saya ditanya berbagai hal, sudah sarapan belum, dan semaacamnya. pertanyaan2 tersebut saya jawab dengan penuh ketidakpastian, a.k.a saya belum makan.

Setelah mendapat surat dari sang dokter kedua, saya segera menuju stand untuk pengambilan darah. Saya merebahkan tubuh saya di tandu, dan sang asisten memberi instruksi untuk menggulung lengan kanan saya dan menggenggam dengan erat. Jarum pun segera ditancapkan stetelah melihat vena saya, yang kemudian disusul dengan pipa untuk pengmbilan darah. Dan suuuuuuuuuuuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr,,,,darah mengalir ke kantong. Darah yang diambil sebanyak 300ml.

Selesai dari donor darah saya beristirahat sebentar dan makan di kantin. Saya harus segera fit karena ada kuliah Database jam 10 dengan Pak Aziz.

Sepanjang perjalanan saya dari kantin ke Lab, ada rasa bangga terbersit dalam diri saya. Dan saya berikrar, sebelum saya mati setidaknya saya harus berguna bagi banyak orang. Selama nafas ini belum putus, saya ingin donor darah lagi dan lagi.

bagaimana dengan anda?